Wajib tahu, ini trik pilih kelapa tua yang hasilkan banyak santan
Diperbarui 4 Des 2022, 10:47 WIB
Diterbitkan 4 Des 2022, 11:30 WIB

Brilio.net - Produk santan instan kini memang kerap jadi pilihan memasak karena dianggap lebih praktis digunakan. Walaupun begitu, ternyata masih banyak juga yang lebih memilih menggunakan santan asli yang diperas dari buah kelapa. Memang tidak dapat dipungkiri, santan asli memiliki rasa yang lebih nikmat dengan gizi lebih tinggi dibandingkan santan instan.
Santan asli biasanya dihasilkan dari jenis kelapa tua. Kelapa tua ini kemudian diparut dan direndam dengan air. Air rendaman tersebut lalu diperas hingga cairannya menghasilkan santan yang putih. Saat hendak membuat santan asli ini, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kualitas kelapa tua yang digunakan.
Pasalnya, kualitas kelapa tua yang bagus bisa menghasilkan santan dalam jumlah banyak, lho. Sebaliknya, jika kelapa tua memiliki kualitas buruk, santan yang dihasilkan pun lebih sedikit. Selain itu, kelapa tua yang berkualitas buruk juga bisa jadi mengandung jamur di dalamnya.
(brl/mal)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara simpan sawi caisim tanpa kulkas, tetap segar selama 4 hari
- Trik goreng tahu agar berkulit dan tak pecah saat diisi adonan bakso
- Tak banyak yang tahu, ini trik bikin sambal seblak agar tak mudah basi
- Trik cepat mencairkan santan beku, cuma 5 menit dan tak mudah pecah
- Cara menyimpan sisa santan kemasan, awet dan tidak basi sampai 5 hari
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Senin udah masuk kerja, yuk cobain resep sosis ayam sayur yang ringkas dan masaknya gampang
27 / 03 / 2026 15:00 WIB
Bikin makanan bergizi nggak perlu ribet, ini resep kimbab wortel yang pasti disukai anak
27 / 03 / 2026 18:00 WIB
Cara mengepel lantai agar kesat dan bebas semut tanpa air panas, tanpa bahan kimia mahal
29 / 03 / 2026 11:00 WIB
















